Selamat datang di CHAP-Global Media Articles
Tampilkan postingan dengan label Camera. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Camera. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 November 2012

Nikon D600

Nikon D600 diklaim menjadi kamera frame penuh (full-frame) pertama Nikon yang paling kecil dan ringan. Bahkan, Nikon D600 lebih kecil dan lebih ringan dibandingkan Nikon D300s yang masih menggunakan sensor APS-C. Bodinya tersebut terbuat dari bahan magnesium yang tahan debu dan air. Di bagian belakang, terdapat LCD 3,2 inci yang cukup lapang untuk menampilkan seluruh hasil bidikan Anda.


Meskipun lebih mungil dari kamera sejenis, Nikon D600 tetap dipersenjatai fitur-fitur yang nyaris setara dengan kamera papan atas Nikon seperti Nikon D4, Nikon D800 dan Nikon D800E. Ini artinya sensor CMOS full-frame yang dimilikinya dapat menghasilkan foto yang tajam pada resolusi tinggi 24,3 MP. Dan dengan dukungan prosesor Nikon EXPEED 3 kamera ini tidak hanya andal memotret tapi juga merekam video.

Kamera ini dapat merekam video Full HD 1080p dan didukung dengan fitur Multi-area mode Full HD D-Movie yang membuat pengguna dapat memilih merekam video pada format DX (crop factor) atau FX (full-frame).


Fitur canggih lainnya yang dapat Anda nikmati di antaranya adalah pemindahan data berkecepatan tinggi lewat port USB dan dukungan pemindahan data secara nirkabel menggunakan wireless adapter Nikon WU-1B. Dengan adapter ini, Anda juga dapat menggunakan perangkat iOS dan Android sebagai remote control. Tidak lupa juga tersedia 19 Scene Mode, mode HDR, mode time lapse photography, fitur penyunting gambar di kamera dan edit cepat (quick retouch) yang berguna untuk mengolah foto langsung di kamera tanpa komputer, serta sederetan pilihan filter efek untuk berkreasi.

Jika Anda berminat, Nikon D600 dibanderol dengan harga $ 2099 untuk bodi saja. Untuk paket dengan lensa 24-85mm F3.5-5.6, Nikon memberikan harga $ 2699 (Rp 25,6 juta).

Kristian Tjahjono, kontributor situs teknologi konsumen yangcanggih.com. Antusias terhadap berbagai jenis gadget, mulai dari komputer, ponsel, sampai kamera digital.

Minggu, 30 September 2012

XF1, Kamera Saku Berdesain Retro dari Fujifilm

Acuan desain retro yang memberi kesan kuno tapi keren memang sedang digandrungi, tidak terkecuali dalam dunia kamera digital. Setelah menghadirkan XE-1, kini Fujifilm menghadirkan XF1.



Ciri khas desain retro klasik masih dipertahankan. Hanya saja konsepnya berubah. Jika XE-1 merupakan kamera tanpa prisma dengan lensa yang dapat diganti-ganti, Fujifilm XF1 merupakan kamera saku 12 MP dengan konstruksi aluminium yang ringan, dipadukan dengan pegangan dari kulit sintetis yang hadir dalam 3 warna. Di bagian belakang, terdapat LCD 3 inci (460 ribu titik) dengan lapisan kaca untuk melindunginya dari goresan yang tidak disengaja.

Yang unik dari XF1 adalah mekanisme zoom lensanya yang manual. Pengaturan lensa dilakukan dengan memutar zoom ring yang ada di bagian depan, mirip seperti pada kamera DSLR. Lensa 25-100mm f/1.8-4.9 yang dimiliki XF1 menempatkannya di jajaran kamera saku kelas atas. Terdapat mekanisme Optical Image Stabilization (OIS) yang dapat menggeser satu dari empat elemen lensa untuk mengurangi efek guncangan. Bagi yang gemar memotret makro, XF1 dapat menemukan fokus dari jarak 3 cm — cukup dekat untuk mengabadikan serangga kecil sekalipun.



Satu hal lagi yang menarik, tidak ada tombol power untuk menghidupkan XF1. Anda dapat menghidupkannya dengan memutar cincin di bagian depan tersebut.

Seperti kamera modern yang muncul tahun ini, Fujifilm XF1 juga dilengkapi sederet filter kreatif seperti Pop color, Toy camera, Miniature, High-key, Dynamic tone serta enam pilihan partial color (hitam putih ditambah satu warna pilihan: merah, oranye, kuning, hijau, biru, ungu).

Belum ada informasi mengenai tanggal dan harga kamera ini. Kami prediksikan harganya tidak akan jauh dari Fujifilm X10 yang ada di kisaran Rp 5 juta.

Spesifikasi Fujifilm XF1:
-Tersedia dalam 3 warna menarik (hitam, merah, coklat)
-Cincin putar mekanik untuk menghidupkan kamera dan mengatur zoom
-Lensa Fujinon 4x optical zoom f/1.8 (25mm) – f/4.9 (100mm) dan 8x Intelligent Digital Zoom
-Sensor EXR-CMOS 12 megapixel 2/3″ dengan EXR-Auto
-OIS: Optical Image Stabilization
-Waktu proses dan respons yang cepat
-Layar LCD 3 inci (460K titik) dengan lapisan kaca pelindung
-Motion Panorama 360 untuk pengambilan foto panorama dengan mudah
-Efek artistik meliputi 6 “Advanced filters” dengan 11 pola dan 5 “Film simulation modes” untuk ekspresi kreatif tambahan, ditambah pilihan pemotretan 3D khusus untuk menciptakan efek 3D dari dua foto 2 dimensi
-Perekaman video Full HD dengan kemampuan untuk mengatur zoom dan merekam foto saat perekaman video berlangsung. Kini dilengkapi Automatic Scene Recognition untuk hasil perekaman lebih optimal.

Kristian Tjahjono, kontributor situs teknologi konsumen yangcanggih.com. Antusias terhadap berbagai jenis gadget, mulai dari komputer, ponsel, sampai kamera digital.