Selamat datang di CHAP-Global Media Articles
Tampilkan postingan dengan label Soccer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Soccer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

Laga Indonesia Vs Arab Saudi Diamankan 3.269 Polisi

Ribuan personel kepolisian akan diterjunkan untuk mengamankan pertandingan antara tim nasional Indonesia dan Arab Saudi yang akan digelar pada Sabtu (23/3/2013) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

"Jumlah personel pengamanan pertandingan sepak bola antara Indonesia melawan Arab Saudi ada 3.269 personel," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com, Jumat (22/3/2013).

Rabu, 09 Januari 2013

Kamis Besok, AFC Kunjungi PSSI

Kamis Besok, AFC Kunjungi PSSI


Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, memastikan kunjungan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) ke Indonesia pada Kamis (10/1/2013) besok. Pelaksana tugas Presiden AFC, Zhang Jilong, dan Sekretaris Jenderal, Alex Soosay, akan menjadi perwakilan AFC. "Mereka berangkat dari Zurich dan mungkin akan tiba besok sore," kata Djohar saat dihubungi wartawan, Rabu (9/1/2013).

Minggu, 30 Desember 2012

PSSI Tunjuk Mantan Kiper Timnas Prancis Sebagai Direktur Teknik

PSSI Tunjuk Mantan Kiper Timnas Prancis Sebagai Direktur Teknik
PSSI menunjuk mantan penjaga gawang Timnas Prancis, Lionel Charbonnier, sebagai direktur teknik tim nasional Indonesia.

Koordinator timnas, Bob Hippy, mengatakan mantan pelatih Aceh United di LPI tersebut akan dikontrak dengan jangka panjang, diperkirakan hingga 2015, dan diharapkan mampu membangkitkan sepakbola nasional.

"Tugas dia akan membikin konsep terpadu untuk timnas mulai U-14 hingga senior," ujar Bob Hippy.

Klub Rusia Tawarkan Gaji 30 Juta Euro, Tapi Messi Tak Tertarik

Anzhi Bantah Rayu Messi dengan Tawaran Gaji Tinggi
Bintang Barcelona, Lionel Messi, dikabarkan sempat mendapat tawaran menggiurkan dari salah satu klub asal Rusia, saat ia tengah melakukan negosiasi kontrak baru dengan Barcelona. Namun demikian, kucuran uang yang besar tidak membuat bintang asal Argentina itu tergoda.
Messi bersama Carles Puyol dan Xavi Hernandez telah memperpanjang masa kariernya di Camp Nou pada pekan lalu dengan menandatangani kontrak baru. Dengan kontrak barunya itu, diyakini Messi kini mendapat gaji 16 juta euro per tahunnya.

Hiburan dari Pesepakbola Internasional


Perjalanan olahraga di Tanah Air, khususnya sepak bola pada tahun ini, ikut diwarnai oleh kehadiran sejumlah klub dan bintang sepak bola tenar dari mancanegara. Termasuk di antaranya pelatih legendaris FC Barcelona, Josep Pep Guardiola, pada pengujung Juni tahun 2012.
Tentu Pep tidak bermain sepakbola di sini. Dia didatangkan untuk acara khusus yang digelar RCTI: Sportaculer edisi spesial  Pep Guadiola.

Sabtu, 01 Desember 2012

VIDEO Penonton Malaysia Hina Indonesia


Persaingan tim nasional sepak bola Indonesia dan Malaysia selalu berlangsung sengit, termasuk dalam Piala AFF di Kuala Lumpur pekan ini. Ketika Malaysia ditekuk Singapura 0-3 pada pertandingan Ahad, 25 November 2012, pendukung tuan rumah malah mengejek Indonesia. Video yang diunggah Indosportnews di situs YouTube pada 27 November 2012 memperlihatkan betapa provokatifnya pendukung Malaysia. Lihat tayangannya di bawah.


Tayangan berdurasi 1 menit 48 menit itu berjudul "Malaysia Injak Harga Diri Indonesia di Bukit Jalil". Pengunggah video memberi catatan, "Yel-yel ''tiruan'' yang diteriakkan pendukung garis keras Timnas Malaysia bakal membuat kuping Anda panas." Yel tersebut diteriakkan pendukung garis keras, Ultras Malaysia.

Kamis, 29 November 2012

ANDIK VERMANSYAH: Gol Cantiknya Masuk Di Laman Gol Hebat Dunia


PIALA AFF 2012: Gol Andik Kelas Dunia. Indonesia libas Singapura 1-0
Andik Vermansyah
JAKARTA – Berkat gol penentu kemenangan Indonesia atas Singapura, reputasi Andik Vermansyah akan kian moncer di dunia.
Salah satunya karena sepakan bertenaga dan terukur dari pemain bertubuh mungil itu diunggak ke laman yang khusus mendokumentasikan video gol-gol dan pertandingan terbaik di dunia, 101greatgoals.com.
Tak hanya sekadar diunggah, video itu pun tercatat di-share oleh 2.196 pemilik akun Twitter, mendapat 260 likes dari pemilik akun facebook, dan dari 45 pemilik akun di jejaring sosial lainnya.
Pengelola laman ini pun tak lupa menyampaikan rasa takjubnya atas banyaknya pecinta bola di Indonesia. “Kalian semua menakjubkan,” begitu tulis akun yang 101greatgoals yang sepertinya mewakili laman 101greatgoals.com.
Pada info tentang laman ini disebutkan bahwa 101 Great Goals ini pertama kali muncul di dunia maya pada 1 September 2006, dimoderatori 2 sahabat Benjamin Newman dan Ben Green.
Kemunculannya dimaksudkan untuk mengkompilasi video sepakbola sejak tahun 80-an hingga 90-an. Hingga kini 101 Great Goals terus menjadi tempat banyak pihak mengaitkan berbagai gold an pertandingan menarik di dunia.


Di masa lalu, saking populernya, laman independen yang dibuat dua pecinta fanatic sepakbola itu sempat mendapat peringatan dari Liga Sepakbola Inggris.
Saat itu, tahun 2006, sebuah perusahaan di bidang monitoring internet yang bekerja untuk Liga Primer Inggris member peringatan kepada laman yang masih bernama 101greatgoals.blogspot.com. Mereka menuduh laman ini telah melanggar hak cipta Liga Primer Inggris.  
Menghindari tudingan serupa muncul kembali, pengelola laman ini memberi garis bawah bahwa mereka hanyalah website sepakbola online yang tidak mengunggah sendiri hasil-hasil pertandingan.
Apa yang terhidang di website ini adalah kiriman pemain, manager atau pihak-pihak lain dengan sumber yang jelas atau berasal dari situs video hosting macam You Tube.
(Kabar24/sae)

Wow, Andik Vermansyah Ditawarkan ke Inter Milan


JAKARTA: Penyerang Persebaya Surabaya Andik Vermansyah yang tergabung dalam timnas U-21 disebut-sebut telah ditawarkan kepada klub papan atas Serie A Inter Milan.

Andik yang kini berusia 20 tahun menuai predikat sebagai Lionel Messi dari Indonesia, sebagaimana dikutip dari laman fcinternews.it.
Judul berita itu, “Vermansyah, il nuovo Messi. “L’Inter ora… ” (Vermansyah, Messi Baru). Berita itu ditulis oleh Riccardo Gatto.
Andik juga dikait-kaitkan dengan Sporting Lisbon dan Novara, meskipun sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Artikel itu juga memuat pernyataan koordinator Timnas Bob Hippy yang merencanakan untuk menawarkan Andik kepada Inter.
“Dia benar-benar pemain berbakat,” kata Hippy lebih lanjut.

Inter berencana menyambangi Indonesia untuk melakoni pertandingan uji coba melawan tim Indonesia Selection pada Mei 2012.
Popularitas pemain asal Jember itu meroket seusai bertukar kostum dengan David Beckham setelah laga persahabatan antara Timnas Indonesia Selection melawan LA Galaxy di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. (Antara/nj)
| Source: http://www.kabar24.com/index.php/wow-andik-vermansyah-dikabarkan-ditawarkan-ke-inter-milan 

Senin, 26 November 2012

Malaysia Bertekad Lumat Indonesia


Pelatih timnas Malaysia, K Rajagobal.




Source: KUALA LUMPUR, KOMPAS.com | 


— Kekalahan menyakitkan dengan skor 0-3 saat melawan Singapura di Grup B Piala AFF 2012, Minggu (28/11/2012), membuat Malaysia harus mati-matian di dua pertandingan berikutnya. Mereka pun bertekad melumat Laos dan Indonesia.

Malaysia akan melawan Laos pada Rabu (28/11/2012), dan melawan Indonesia pada Sabtu (1/12/2012).

"Saya tak pernah menyangka akan kalah sebesar itu. Saya kira kami memulai permainan dengan baik, tapi kemudian kecolongan dua gol mudah," sesal Pelatih Malaysia, K Rajagobal, seperti dilansir situs resmi Piala AFF.

"Kami bermain dengan semangat di babak kedua dan menekan mereka (Singapura). Tapi, kami gagal mencetak gol meski sudah mengerahkan energi dan membuat determinasi. Malahan kami kembali membuat kesalahan dan kebobolan untuk kali ketiga kalinya," lanjut Rajagobal.

Ia mengakui, tugas Malaysia menjadi lebih berat dengan kekalahan tersebut. Namun, itu harus dihadapi dan timnya harus tampil habis-habisan untuk meraih kemenangan atas Laos dan Indonesia.

"Kami harus melakukannya dengan cara lebih berat lagi. Kami tak punya pilihan kecuali memenangi dua pertandingan berikutnya. Hasil itu (dikalahkan Singapura) sangat mengecewakan dan membuat frustrasi. Tapi, saya masih yakin (bisa lolos) meski harus berjuang keras," tutup Rajagobal.

Rabu, 07 November 2012

Ozil goal secures draw for Real against Dortmund


MADRID (Reuters) - Mesut Ozil struck an 89th-minute free-kick to salvage a 2-2 draw for Real Madrid at home to Borussia Dortmund and boost his side's chances of reaching the Champions League knockout round as Group D winners on Tuesday.
Midfielder Ozil curled a left-foot effort into the net off a post to put Real level for the second time in an entertaining clash at the Bernabeu and deny Dortmund the win that would have put them in pole position to top the group.
Marco Reus volleyed the German champions in front in the 28th minute before Pepe equalised with a header six minutes later and Real's Alvaro Arbeloa poked the ball into his own net on the stroke of halftime.
Real enjoyed lots of possession but created few genuine chances and Dortmund's tactic of playing on the break almost earned them another victory after they beat Jose Mourinho's expensively assembled side 2-1 in Germany last month.
The draw leaves Dortmund top on eight points after four of their six group matches, with Real second on seven ahead of Ajax Amsterdam (four) and Manchester City (two) following their 2-2 draw in the other match in the section.
"We played well in the second half," Pepe said in an interview with Spanish television.
"They have a great team and everything is still open so we have to keep working," added the Portuguese, whose goal was his third only in Europe's elite club competition.
FINE VOICE
The travelling Dortmund fans high up in Real's giant arena were in fine voice long before kickoff, comfortably drowning out their hosts as Real controlled possession in the early stages without really threatening.
Marcel Schmelzer and Kevin Grosskreutz both tested Iker Casillas after swift attacks before Reus broke the deadlock.
Imposing forward Robert Lewandowski nodded a long ball into the midfielder's path and he held off Alvaro Arbeloa before crashing a shot past Iker Casillas on the bounce.
Real levelled when Pepe powered a header into the net from Mesut Ozil's cross but Dortmund were back in front moments before halftime when Lewandowski won another header to release Grosskreutz and he flicked the ball on for Mario Goetze.
The 20-year-old was initially awarded the goal but replays showed Arbeloa had poked the ball into his own net.
Mourinho, a typically expressive presence on the Real bench, made two changes at the break, hauling off the disappointing Luka Modric and Gonzalo Higuain and replacing them with Michael Essien and Jose Callejon.
His players came out fighting and Callejon sent a low shot narrowly wide in the 49th minute before goalkeeper Roman Weidenfeller did well to block the substitute's close-range effort when he was clean through on the hour.
Cristiano Ronaldo, top scorer in Europe's elite club competition this season with five goals, had a quiet night although he forced a superb reaction save from Weidenfeller just over 10 minutes from time.
Dortmund looked to be closing in on the win that would have made them only the second German side to win at the Bernabeu after great rivals Bayern Munich.
However, Ozil, who plays with many of the Dortmund side for Germany, produced a moment of quality to salvage a point. 

Sabtu, 13 Oktober 2012

PEBOLA PROFESIONAL PERTAMA


Bicara soal prestasi di sepak bola, Skotlandia memang bukan apa-apa. Namun, soal catatan sejarah,  bangsa Skotlandia boleh menepuk dada. Pasalnya, pebola dari negeri itulah yang menancapkan tonggak prefesionalisme. Dialah fullback Fergus Suter yang pada 1879 pindah dari Partick Thistle ke Darwen FC. Ketika menerima pinangan klup asal Lancashire itu, Suter berhenti dari perkerjaannya sebagai pemahat batu .

Alasannya, batu-batu di Inggris lebih keras sehingga  susah diolah. Tapi, faktanya tidak demikian. Dia pindah ke Darwen karena iming-iming bayaran menggiurkan. Langkah Suter kemudian diikuti oleh kerabatnya, kiper John Love yang juga bergabung dengan Darwen.

Pada musim panas 1880, Suter pindah ke saingan sekota Darwen, Blackburn Rovers. Kabarnya, Blackburn bersedia memberi bayaran lebih mahal kepadanya. Di sana, dia berhasil membawa The Rovers tiga kali juara Piala FA.

Tak disangka, seiring kesuksesan yang diraup Suter dan klubnya, banyak pebola lain yang lantas mengkuti jejak pemain asal Skotlandia tersebut. Merespons tren tersebut, asosiasi sepak bola Inggris (FA) pada 1885 membuat peraturan yang melegalisasi hal tersebut sekaligus mengubah wajah sepak bola memasuki era profesional.

source: http://soccerklopedi.blogspot.com

Jumat, 12 Oktober 2012

USA soccer faces crucial test as a berth in the World Cup remains in jeopardy


The most critical week soccer in the United States has faced in recent times has arrived, one with little upside and a potential scenario of disaster that no one much wants to think about.
U.S. coach Jurgen Klinsmann faces an almost must-win situation Friday against Antigua & Barbuda. (Goal.com)
No country in the world relies more on World Cup qualification to maintain national interest in soccer like the U.S. Ever since the U.S. reached the 1990 World Cup, its first in 40 years, qualifying hasn't been a problem. But it is now, and an unavoidable one at that.

Qualifying through the CONCACAF region that incorporates North and Central America and the Caribbean is arguably the easiest passage out of all the international confederations and should have provided little to concern head coach Jurgen Klinsmann and the team's followers.
Except that it has.
Poor road form, with a 0-0 draw in Guatemala followed by a shock defeat in Jamaica, means that with two games to go in CONCACAF's semifinal round, there is still everything to play for.
And, potentially, everything to lose.
Klinsmann's men visit Antigua & Barbuda on Friday, a clash against the weakest of the four teams in the semifinal group from which two will progress to next year's final World Cup qualifying pool.
It should be simple for the Americans, but a combination of an untimely spate of injuries, including one to Landon Donovan's knee, and the side's struggles on the road has raised the blood pressure considerably.
"It's been difficult, if you look at our history, to get results away from home, but it's something we need to correct," U.S. forward Clint Dempsey said in an interview with British soccer writer Oliver Wilson. "We have to make sure we get the right results and get to the next round."
Even if events at Sir Vivian Richards Stadium near St. John's go to plan, the U.S. would still need to avert defeat in their final group match against Guatemala in Kansas City on Tuesday to be certain of staying alive.
Missing out on the World Cup is a possibility that U.S. soccer chiefs can scarcely bring themselves to entertain. It would be a catastrophic blow, sweeping away in an instant many of the positives that came from South Africa in 2010.
The World Cup is the only time soccer becomes front and center in this country, when it is the dominator rather than the marginalized on the national sports and media scene.
A wait of at least six years until the next potential American involvement in the tournament would have a stymieing effect on growth. And even though Klinsmann's team is still favored to go through, many an American is looking with envy at its chief regional rival and Olympic champion Mexico, whose passage to the next stage is already assured after four straight wins.
The U.S. should be too strong for the Benna Boys, as Antigua & Barbuda are known, but a lively atmosphere is expected in the vibrant Caribbean nation where soccer is only temporarily taking center stage before the important business of cricket resumes.
Furthermore, with Donovan, Brek Shea, Edgar Castillo and Fabian Johnson all ruled out with a combination of injury and illness, the left-side options are severely lacking, with Graham Zusi expected to step into the winger's role.
Zusi, of Sporting Kansas City, is somewhat of a rarity these days, with most national team prospects plying their trade in Europe rather than Major League Soccer. Klinsmann's corps are scattered across a dozen countries, a factor Dempsey was quick to highlight.
"The most important thing is to make sure we're able to come together as a team with the country, which is always difficult for every manager who coaches a national side," Dempsey said. "You've got some people who are playing, some people who are not, some people who are more confident than others. We are just trying to get everybody on the right page, the same page and try to perform at the highest level possible in a short amount of time to try and get results."
The luxury of a margin of error has already been used up, though, and any more stumbles would put the U.S. perilously close to the unthinkable. Now is the time for the U.S. to deliver and avoid the fate of having six long years to think about the unthinkable.