Selamat datang di CHAP-Global Media Articles
Tampilkan postingan dengan label Healthy solution. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Healthy solution. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Maret 2016

TIPS AMPUH CARA MENGENDALIKAN EMOSI MEMUNCAK

cara mengendalikan emosi diri
Disaat kamu merasa orang terdekat tidak dapat mengerti akan keadaan kamu, bahkan keadaan mereka membuat emosi kamu makin tersulut, kemudian mengingat banyaknya tugas yang belum juga kamu kerjakan juga. Mungkin hal ini akan membuat emosi semakin memuncak dan jika itu dibiarkan hanya akan membuat keadaan lebih buruk. Maka situasi tersebut adalah waktu dimana emosi kita tengah diuji maka sangat penting juga untuk mengetahui tentang bagaimana cara mengendalikan emosi itu.

Ilustrasi Emosi – img via Commons Wikipedia
Bagaimanapun mengendalikan emosi itu bisa di anggap sangat penting. Selain tidak baik bagi kesehatan emosi juga akan memancarkan aura negatif yang membuat kita semakin terpuruk. Kenyataannya kita sering tergelincir pada situasi yang kurang menguntungkan dalam memanajemen emosi. Kita kadang diuji dengan keadaan yang merugikan untuk dijalani, bahkan kerugian itu selalu datang bertubi-tubi yang pada akhirnya membuat emosi kita tersulut. Maka dari sini sangatlah penting untuk mengetahui bagaimana mengendalikan emosi diri. Berikut beberapa kiat bagaimana cara agar emosi dapat terkontrol dengan baik.

CARA MENGENDALIKAN EMOSI DIRI

  1. Dengan mengetahui penyebab munculnya emosi
Tips pertama dalam mengendalikan emosi untuk menjadi seseorang yang pandai dalam mengendalikan emosi yaitu dengan mengenali terlebih dahulu diri kita secara lebih dalam. Dalam hal ini disaat kita mulai merasakan emosi yang memuncak atau emosi yang akan keluar maka perlu kita cermati kenapa hal itu bisa terjadi, sehingga kita tau beberapa hal yang dapat memicu emosi kita. Kemudian kenali gerak tubuh yang menunjukkan kita sedang emosi, seperti tangan yang mulai berkeringat, jantung tang seakan berdetak lebih kencang dll, karena jika kita mengetahui hal ini maka kita dapat menghindari emosi yang memuncak jika dapat meminimalisir akar dari hal itu.

Selasa, 01 Maret 2016

Agar Otak Tetap Cerdas. Tajam dan Fokus






 
 Seiring bertambahnya usia, banyak orang yang sering mengeluh mengalami kemunduran fungsi otak. Ada yang karena menderita penyakit, ada pula yang memang mengalami proses degradatif (kemunduran fisik). Berikut ini tips-tipsnya



 
1. Selalu gunakan bagian lain dari otak untuk berpikir
Latih fungsi otak anda agar selalu tajam dalam berpikir. Seseorang yang lebih aktif dalam tantangan aktivitas mental memiliki resiko yang lebih kecil menderita Alzheimer atau penyakit otak lainnya. Upaya seperti membaca buku, pergi ke suatu acara perkuliahan atau mendengarkan siara berita di radio dapat dicoba.

Selasa, 09 Februari 2016

Pola Makan Fitnes Yang Baik dan Benar

pola makan fitnes
Melakukan fitness merupakan olah raga yang dapat membantu menurunkan berat badan dan juga dapat membantu dalam pembentukan massa otot. Selain melakukan fitness rutin setiap hari, Anda juga harus mengatur pola makan fitnes agar tubuh Anda tetap sehat dan juga bugar setiap harinya. Agar pembentukan otot tubuh maksimal, Anda harus mengatur pola makan Anda. Dalam mengatur pola makan ini, Anda perlu memperhatikan asupan nutrisi untuk tubuh Anda. Asupan nutrisi yang tepat dapat membantu mempercepat efek fitness, misalnya saja untuk menurunkan berat badan ataupun pembentukan massa otot. Dalam pembahasan ini, akan diulas mengenai pola makan yang baik agar fitness Anda tidak sia-sia, dari mulai sarapan sampai makan malam.


Pola makan fitnes yang baik dan benar adalah banyak makan makanan yang mengandung gizi yang tinggi. Orang yang sedang melakukan fitness membutuhkan asupan nutrisi yang banyak dan mempunyai nilai gizi yang tinggi. Makan makanan yang banyak mengandung protein adalah salah satu makanan yang dapat membuat fitness Anda berhasil. Asupan makanan yang penting saat melakukan fitness adalah sarapan. Makan setelah latihan fitness dan juga makan malam Anda tidak boleh lebih dari jam 6 petang. Untuk asupan makan pagi, sebaiknya Anda pilih makanan yang banyak mengandung protein. Asupan gizi untuk makan pagi sangatlah penting karena dapat memberikan tenaga untuk melakukan aktivitas keseharian Anda. Menu makan pagi yang dapat Anda konsumsi misalnya 3 telur rebus, ditambah dengan roti gandum dan juga satu gelas susu.

15 Jenis makanan yang baik untuk pembentukan oto tubuh


anabolic-diet-supplements
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membentuk otot tubuh. Selain berolah raga dan melatih otot dengan latihan pembebanan, asupan makanan pun menjadi bagian penting dalam pembentukan otot.
Meski ada beberapa yang relatif mahal, sumber makanan yang digunakan untuk membantu pembentukan otot ini nyatanya tidak selalu mahal. Beberapa sumber makanan tertentu sangat mudah dijumpai, murah, dan bahkan menjadi santapan sehari-hari.

Kamis, 10 Januari 2013

Jangan Anggap Remeh Diare, Ini Cara Menangkalnya

Jangan Anggap Remeh Diare, Ini Cara Menangkalnya
Penyakit diare (ilustrasi).
Diare seperti air yang disertai badan panas dan mulas biasanya disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi bakteri atau virus. Penyakit yang ditularkan melalui makanan ini sebenarnya dapat dicegah, apalagi yang ditularkan di rumah. Tipsnya juga sederhana, bahkan mungkin kadang-kadang sudah Anda kerjakan, namun perlu selanjutnya dikerjakan secara teratur.

Pertama, cuci tangan sebelum makan. Mula-mula cuci tangan di wastafel atau guyurlah tangan dengan segayung air, kemudian sabunlah kedua tangan sampai bersih, selama 20 detik, kemudian bersihkan dengan air bersih wastafel atau di air mengalir, kemudian keringkan dengan handuk tangan.

Minggu, 30 Desember 2012

Masih Muda Tapi Beruban? Ini Sebabnya!

Uban atau rambut yang memutih tak selalu muncul pada mereka yang sudah berumur saja. Kadang, mereka yang masih di usia muda bahkan berusia remaja, juga memiliki uban.

Anda salah satunya? Kenali berbagai penyebabnya sebagai berikut.
Kurang asupan vitamin
Mungkin tanpa disadari, nutrisi yang Anda konsumsi setiap hari tidak seimbang. Sering jajan junk food atau makanan kaki lima, dan kurang seimbang dalam mengonsumsi sayuran dan buah adalah salah satu penyebab uban muncul lebih cepat.

Rabu, 24 Oktober 2012

Green tea drinkers show lower cancer risks

NEW YORK (Reuters Health) - Older women who regularly drink green tea may have slightly lower risks of colon, stomach and throat cancers than women who make no time for tea, a large study suggests.
Researchers found that of more than 69,000 Chinese women followed for a decade, those who drank green tea at least three times a week were 14 percent less likely to develop a cancer of the digestive system.
That mainly meant lower odds of colon, stomach and esophageal cancers.
No one can say whether green tea, itself, is the reason. Green-tea lovers are often more health-conscious in general.
The study did try to account for that, said senior researcher Dr. Wei Zheng, who heads epidemiology at Vanderbilt University School of Medicine in Nashville.
None of the women smoked or drank alcohol regularly. And the researchers collected information on their diets, exercise habits, weight and medical history.
Even with those things factored in, women's tea habits remained linked to their cancer risks, Zheng noted.
Still, he said in an email, this type of study cannot prove cause-and-effect.
What's more, past studies have so far come to conflicting findings on whether green-tea drinkers really do have lower cancer risks. All of those studies are hampered by the fact that it's hard to isolate the effect of a single food in a person's diet on the risk of cancer.
Really, the only types of studies that can give strong evidence of cause-and-effect are clinical trials, wherein people would be randomly assigned to use green tea in some form, or not.
But few clinical trials have looked at whether green tea can cut cancer risk, and their results have been inconsistent, according to the National Cancer Institute.
There is "strong evidence" from lab research - in animals and in human cells - that green tea has the potential to fight cancer, Zheng's team writes in the American Journal of Clinical Nutrition.
Green tea contains certain antioxidant chemicals - particularly a compound known as EGCG - that may ward off the body-cell damage that can lead to cancer and other diseases.
For their study, Zheng and his colleagues used data from a long-running health study of over 69,000 middle-aged and older Chinese women. More than 19,000 were considered regular green-tea drinkers. (They had the beverage at least three times per week.)
Over 11 years, 1,255 women developed a cancer of the digestive system. In general, the risks were somewhat lower when a woman drank green tea often and for a long time.
For example, women who said they'd regularly had green tea for at least 20 years were 27 percent less likely than non-drinkers to develop any digestive system cancer. And they were 29 percent less likely to develop colorectal cancer, specifically.
None of that proves you should start drinking green tea to thwart cancer.
Women who downed a lot of green tea in this study were also younger, ate more fruits and vegetables, exercised more and had higher-income jobs. The researchers adjusted their data for all those differences - but, they write, it's not possible to perfectly account for everything.
If you want to start drinking green tea, it's considered safe in moderate amounts, says the National Center for Complementary and Alternative Medicine. But the tea and its extracts do contain caffeine, which some people may need to avoid.
Green tea also contains small amounts of vitamin K, which means it could interfere with drugs that prevent blood clotting, like warfarin. Since many older people are on multiple medications, it's wise for them to talk with their doctors before using green tea as a health tonic.
SOURCE: http://bit.ly/OZXHcT American Journal of Clinical Nutrition, November, 2012.